Young Mixologist Competition 2025 Tutup Rangkaian Battle of Creativity and Innovation Politeknik Batu
Rangkaian kegiatan 2025 Politeknik Batu: Battle of Creativity and Innovation ditutup dengan acara Young Mixologist Competition 2025. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Politeknik Batu juga berkolaborasi dengan MGMP Guru Kuliner se-Jawa Timur guna menjangkau peserta yang lebih luas dibandingkan penyelenggaraan kompetisi sebelumnya. Kompetisi yang diikuti secara individu ini menjadi wadah bagi para pelajar SMA/SMK/MA se-Jawa Timur untuk menunjukkan keahlian dalam meracik minuman. Shenjhaa Flavour, Azana BeSt Hotel Batu, dan Toza Juice turut mendukung kegiatan ini sebagai sponsor yang mendorong kreativitas peserta dalam menciptakan berbagai kreasi minuman.
Bukan hanya tentang teknik meracik minuman, kompetisi ini juga menilai keahlian berbicara atau public speaking sebagai salah satu aspek penting. Peserta harus mampu menyampaikan cerita mengenai minuman yang diraciknya. Penilaian tersebut dilakukan oleh Mr. Zama (Founder Shenjhaa Flavour), Mr. Paul JR (Brand Ambassador Shenjhaa Flavour), dan Mr. Nick (Owner Nicks Coffee Studio) selaku juri pada kompetisi kali ini. Kreativitas para peserta tercurah pada resep-resep minuman non-alkohol yang mereka racik serta cara mereka bercerita mengenai minuman tersebut.
Peserta dari seluruh Jawa Timur mengunggah video audisi meracik minuman yang kemudian dipilih 15 peserta yang berhasil lolos ke babak semifinal. Babak semifinal dilaksanakan di Laboratorium Restoran Program Studi Manajemen Perhotelan Politeknik Batu. Para peserta memiliki waktu selama 8 menit untuk meracik sekaligus menjelaskan tentang minuman yang mereka buat. Babak semifinal berlangsung lancar dengan suasana yang cukup menegangkan dari para peserta serta guru pendamping yang ikut menyaksikan. Dari babak ini, lima peserta kemudian terpilih untuk bisa melanjutkan ke babak berikutnya, yaitu Babak Final.
Peserta lima besar diberi tantangan untuk meracik minuman dari blind box yang mereka pilih. Mysterious item yang diberikan oleh juri cukup mengejutkan, mulai dari paprika bubuk hingga saus Thousand Island. Setelah menjalani karantina selama 10 menit untuk membuat resep, para peserta langsung menuju Hall Azana BeSt Hotel Batu untuk melanjutkan babak final di hadapan guru-guru yang tergabung dalam MGMP Guru Kuliner se-Jawa Timur. Babak ini berlangsung lebih seru dan menegangkan karena disaksikan langsung oleh lebih dari 100 guru jurusan kuliner. Pada akhir babak final, para juri melakukan penilaian untuk menentukan pemenangnya.
Sabrina Nur Hidayah dari SMKN 1 Dlanggu keluar sebagai pemenang Video Terfavorit, sementara Aura Dian Rahmawati dari SMKN 3 Malang memenangkan penghargaan Video Terbaik. Juara 3 diraih oleh Achmad Candra Pratama dari SMKN 1 Dlanggu, Juara 2 oleh Mercy Alvina Putri Silolo dari SMKN 3 Malang, dan Juara 1 dimenangkan oleh Bunga Novia Dewi dari SMKN 1 Dlanggu. Para pemenang memperoleh uang pembinaan, trofi, serta sertifikat dari Politeknik Batu.
Politeknik Batu berharap dapat terus menjadi wadah bagi pelajar di Indonesia untuk menyalurkan bakat, kreativitas, dan potensi mereka melalui berbagai kompetisi yang inspiratif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Politeknik Batu dalam mendukung pengembangan keterampilan pelajar yang relevan dengan kebutuhan industri. Rangkaian kegiatan Battle of Creativity and Innovation akan kembali hadir pada tahun 2026 dengan berbagai kompetisi menarik lainnya. Nantikan informasi selengkapnya melalui Instagram @creino.poltekbatu2026.

